JEJAK LANGIT

Rabbanaa,, maa khalaqta haadzaa baatila...

my page

bunda,,kenapa engkau menangis...?

Ibunda.. kenapa engkau menangis….?
Apakah karena aku terlalu bebal dengan semua nasihat mu…
Apakah aku terlalu bodoh untuk mengerti dirimu…

Ibunda..kenapa engkau menangis….??
Apakah karena beban dunia terlampau berat menghimpitmu
Apakah karena kesabaran dan kesetiaanmu tak  pernah terindahkan
Apakah karena segala keluhan mu tak dapat terungkapkan
Apakah karena kakimu telah lelah untuk berdiri menopang kami
Apakah karena harapan2 itu kandas begitu saja
Apakah karena kasih sayang tulusmu malah di balas cerca


Ibunda… kenapa engkau menangis….??
Pedih.. hati ini melihat air mata itu mengalir di pipimu….
Sakit…  jiwa ini mendengar lirih isakmu…
menyaksikan bibir sucimu bergetar.. mencoba menahan semuanya.. sendirian..


Ibunda… kenapa engkau menangis…??
Ingin ku rengkuh tubuh mu dalam pelukanku…erat…
Mngusap lembut air mata itu
Menguatkanmu,,,melakukan apapun yang kau inginkan…
Hingga kau dapat tersenyum kembali….bahagia..

Ibunda…kenapa engkau menangis..???
Ingin ku bersimpuh di hadapmu
Ingin ku berikan seluruh hidupku untuk berbakti kepadamu
Menjagamu…..
Hingga tak akan ku izinkan setitikpun debu mengotori tubuhmu


Ibunda.. kenapa engkau menangis…??????????
Sedang hatimu tak lelah memilin doa
Sedang tangan halusmu terus membelai lembut
Sedang bahumu masih merengkuh damai
Sedang kakimu tak letih membimbing tiap langkah
Sedang kasihmu tetap memberikan hidup

Ibunda.. kenapa engkau menangis…???

……
























(Duhai ibunda,,, Maafkan aku… karena aku belum bisa melakukan apapun untukmu…...)

puzzle ku

Adakah suatu bahasa yang lebih sederhana, lebih murni, lebih jujur daripada
air mata…bahasa tanpa kata-kata dan baris...?????

Setiap bagian darinya adalah jeritan pedih,,,jeritan dari pecinta yang berhasrat…...

Bukankah benar bahwa mata lebih mengungkap kebenaran daripada lidah?? Bukankah air mata adalah syair yang terindah?? Tidakkah airmata mencerminkan iman yang paling melimpah, hasrat yang paling mendalam, perasaan yang paling bergelora??
Bukankah air mata bentuk cinta paling murni dan halus..???

Dan itu bercampur bersama-sama...larut…menyatu…membentuk suatu tetesan yang hangat….

Menangis adalah suatu pancaran alami dari perasaan. Ia mengungkap getaran yang mendesak dan naluriah kepada cinta, derita, hasrat, dan kesedihan….


“orang yang tak pernah menangis, dan tak tahu bagaimana menangis, tidak mempunyai perasaan manusiawi. Ia sebongkah batu, suatu roh yang liar dan kering” (Regi de Bre)


Para pecinta menangis bilamana hati mereka terbakar, terbekap oleh rasa rindu menggelora kepada kekasih yang hakki…

Air mata mereka mengalir….dan semuanya adalah tanda-tanda kehalusan dan kemurnian iman mereka yang mendalam…….…